tvOne Newsticker
Minggu, 14 Maret 2010

Kabar Nasional

PAL Indonesia akan Luncurkan Kapal Baru untuk TNI AL

Selasa, 24 November 2009 22:31 WIB

Jakarta, (tvOne)

PT PAL Indonesia segera meluncurkan kapal baru jenis Landing Platform Dock (LPD) untuk TNI Angkatan Laut. "Rencananya kapal diresmikan pada akhir pekan ini," kata Direktur Utama Harsusanto di Jakarta, Selasa (24/11).

Harsusanto mengatakan, kapal baru jenis LPD itu akan dinamai KRI Banjarmasin dan merupakan kapal LPD ketiga dari empat LPD yang dipesan untuk TNI Angkatan Laut. LPD pertama dan kedua, dibuat di Korea Selatan sedangkan LPD ketiga dan keempat dilakukan PT PAL.

Ia mengatakan, hingga 2014 PT PAL telah mendapat kontrak dari Departemen Pertahanan dan TNI Angkatan Laut yakni dua kapal selam, dua kapal perusak kawal rudal (PKR), 11 unit KCR-40, tujuh unit kapal angkut tank (AT), 17 unit tank amfibi, dan 25 unit peningkatan kemampuan kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut. "Untuk kapal selam, masih dalam perencanaan. Sedangkan untuk PKR dalam proses tender atau menunggu Tim Evaluasi Pengadaan Dephan. Dan bagi kapal angkut tank kini dalam pembahasan dengan Dislitbang TNI Angkatan Laut," ujar Harsusanto.

Sementara untuk peningkatan kemampuan kapal perang TNI Angkatan Laut, menurutnya, akan dilaksanakan antara lain pemasangan rudal, sonar dan pengalihan fungsi.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Agus Suhartono mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan kebutuhan kekuatan pokok minimum TNI Angkatan Laut 2010-2019 disesuaikan dengan kemampuan PT PAL. "Kami telah lama berkomitmen untuk mendukung revitalisasi industri pertahanan nasional, dan sebagian telah berjalan. Seperti pengadaan kapal patroli cepat 57 mm dan LPD yang telah selesai satu kapal lagi," tuturnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat TNI Angkatan Laut juga akan meminta PT PAL untuk melakukan peningkatan kemampuan kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut kelas van speijk dan kapal patroli cepat 57 mm. "Ini sejalan dengan kebutuhan TNI Angkatan Laut yang kini memprioritaskan pengaman wilayah perbatasan maritim dan pulau-pulau terdepan," kata Kasal Agus. (Ant)

ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar