tvOne Newsticker
Sabtu, 20 Maret 2010

Kabar Nasional

Dana 30 Triliun Untuk Atasi Kekurangan Listrik

Selasa, 17 November 2009 15:52 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pemerintah memerlukan dana Rp. 30 triliun untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik yang saat ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Dalam konferensi pers setelah rapat membahas masalah listrik Menko Perekonomian, Hatta Radjasa, mengatakan Rp5,6 triliun dari Rp30 triliun di antaranya untuk memenuhi kekurangan pasokan listrik di DKI Jakarta.

"Dari keseluruhan dana tersebut, kami sudah menghitung diperlukan dana untuk mengatasi shortage dan sumber-sumbernya nanti akan kami sinergikan antara kemampuan PLN dalam menyediakan dananya, kemudian dana APBN, dan Pemda yang ikut kami ajak bersama-sama mengatasi shortage," tutur Hatta di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/11).

Dalam rapat tersebut, Presiden meminta agar segera dicarikan solusi untuk mengatasi kekurangan listrik yang menyebabkan terus menerus terjadi pemadaman di seluruh wilayah Indonesia.

Hatta menyebutkan, setidaknya terdapat beberapa daerah yang terus menerus mengalami kekurangan pasokan listrik, di antaranya adalah sistem Sumater Bagian Utara (Sumbagut), Tanjung Pinang, Sumatera Bagian Selatan (Sumbasel), Minahasa, Palu, Sulawesi Selatan, Kendari, dan Tarakan.

Selain mengupayakan pembangunan pembangkit baru melalui skema Independent Power Producer (IPP) yang tidak hanya mengandalkan kemampuan PLN, kata Hatta menjelaskan, akan diupayakan penyehatan di dalam tubuh PLN untuk mengatasi masalah kekurangan listrik di Indonesia. "Artinya neracanya harus baik, kemudian ke depan kita memerlukan untuk menyinergikan antara kemampuan PLN untuk membangun pembangkit-pembangkit baru dan IPP yang juga diperlukan," tuturnya.

Selain pembangunan pembangkit listrik baru yang akan memperkuat sisi suplai, Hatta mengatakan, pemerintah juga berupaya meningkatkan kehandalan distribusi listrik. "Maka diharapkan hal yang terkait dengan keseluruhan secara nasional, kerangka rumusannya sudah harus kita selesaikan dalam 100 hari ini. Penyelesaian yang terkait dengan jangka darurat dan shortage, jangka menengah dan panjang, rumusan formula untuk mengatasi masalah kelistrikan nasional kita. Ini yang akan kita rumuskan sesegera mungkin," tutur Hatta.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Fachmi Mochtar, mengatakan PLN akan menambah gardu induk serta penambahan trafo di beberapa tempat seperti Cawang, Balaraja, Kembangan, dan Gandul, melalui pendanaan yang dimiliki oleh PLN sendiri dan sumber dana lainnya seperti kredit eskpor. "Untuk kredit eskpor kami telah mendapat informasi bahwa Menkeu telah menyetujui kredit ekspor ini," ujarnya.

Sebagian dari pengerjaan penambahan gardu dan trafo itu, menurut Fachmi, akan diselesaikan pada 2010 dan sebagian lagi pada 2011. "Dengan demikian kita harapkan Jakarta akan semakin kuat sehingga pemadaman tidak akan terjadi kembali," ujarnya.

(Ant)

hm
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar