tvOne Newsticker
Kamis, 18 Maret 2010

Kabar Nasional

PMI Jatim Siapkan 500 Kantong Darah ke Padang

Jumat, 2 Oktober 2009 11:45 WIB

Surabaya, (tvOne)

Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur siap mengirimkan 500 kantong darah ke Padang, seiring terjadinya gempa dengan 7,6 skala richter (30/9) di daerah tersebut. "Meski belum ada instruksi dari pusat untuk mengirimkan bantuan ke Padang, kami sudah menyiapkannya," kata Kepala PMI Jatim, Subagio, di kantornya, di Surabaya, Jumat.

Untuk itu, ia menjelaskan, hingga kini pihaknya masih menunggu instruksi dari PMI pusat agar bantuan masyarakat Jatim yang sudah terkumpul segera disalurkan. "Jika instruksi itu sudah kami terima, paket bantuan masyarakat provinsi ini kami terbangkan dengan angkutan udara secepatnya," ujarnya.

Selain menerbangkan paket darah itu ke sana, ia juga siap mengirimkan satu kompi relawan yang terdiri dari 100 orang. "Bahkan, kami telah menyiapkan tujuh truk bantuan paket logistik," katanya.

Bantuan tersebut, tambah dia, kini masih disimpan di gudang logistiknya. "Kapanpun instruksi itu datang, kami siap segera mengirimkan logistik seperti tenda dan alat dapur," katanya.

Gudang yang saat ini berada di Gresik, kata dia, merupakan pusat gudang logistik yang didirikan untuk melayani permintaan di kawasan Indonesia Timur. "Gudang tersebut terwujud karena jalinan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah Norwegia," katanya.

Saat gempa dan tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004 PMI juga merespon bencana nasional tersebut dengan mengerahkan 800 orang relawannya yang tersebar di Propinsi NAD.

Kegiatan yang dilakukan PMI di lokasi gempa Aceh sejak hari pertama kejadian bencana antara lain evakuasi, pertolongan pertama dan pendataan korban dan pengungsi, membuka dapur umum di lokasi pengungsian serta mendistribusikan bantuan.

Bantuan yang telah diberikan antara lain obat-obatan, 1000 hygiene kit, 1000 terpaulin/ plastic sheet, serta kantong mayat. Selain evakuasi dan pertolongan pertama, PMI juga melakukan pendataan korban untuk pelayanan pencarian korban yang hilang. (Ant)
 

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar